I`m Yours
Minggu, 10 Juni 2012
review Psikodiagnostik "Interviewee vs Interviewer"
· Saat akan melakukan interview
- Berpakaian sopan .
- Menunjukan sikap yang ramah terhadap interviewee agar orang yang di interview merasa nyaman .
- Usahakan pada saat akan meng-interview tidak ada apapun di atas meja.
- Tidak malu mengulang dan bertanya dari hal yang di utarakan oleh interviewee agar lebih jelas.
- Menjelaskan apa yang akan di interview dan sedang dalam bagian apa yang saat di interview (apakah bagian awal, isi, atau akhir interview )
- Menyiapkan beberapa list pembahasan atau pertanyaan agar pada saat interview tidak kehabisan bahan yang dibicarakan .
- Terakhir, berusaha menjadi pendengar yang aktif .
· Saat anda akan di interview
- Datang lebih awal agar bisa menenangkan pikiran dan bersiap diri
- Usahakan menjawab pertanyaan dengan apa adanya ( tidak bohong)
- Usahakan tenang
- Jika memang terlambat dan kurang siap mintalah waktu pengganti untuk melakukan interview.
- Berpakaian sopan dan rapi
· Tidak memasukan gambar atau hal-hal yang tidak berkaitan dengan CV ( misalkan : gambar kartun, boneka dll)
· Membuat CV yang menarik namun tidak yang colorfull
· Memasukan pengalaman-pengalaman apa saja yang sudah di lakukan akan tetapi yang bisa berkaitan dengan pekerjaan yang akan anda lamar .
Seperti itulah penjelasan – penjelasan yang saya dapatkan dari matakuliah psikodiagnostik kemarin . semoga bermanfaat untuk pembaca sekalian - terima kasih –
Minggu, 13 Mei 2012
Evaluasi kebersamaan kemarin :)
Kegiatan kemarin
dikampus seruuu :) tambah
mengenal banyak orang , bisa kerjasama bersama dengan fakultas lain dan dapat
membuat saya sedikit keluar zona aman saya . kegiatan ini melatih kerjasama, kekompakan antar kelompok dan melatih kesabaran
diri sendiri.
Dalam kelompok
saya yaitu kelompok 4 ada beberapa kendala untuk menyelesaikan semua tugas yang
di berikan mas seta. Dari awal terbentuk kelompok agak terlihat kurang kompak
karena adanya perbedaan jurusan yaitu antara psikologi dan teknik. Kurang
kompak ini mungkin terjadi karena penyesuaian kami hanya terjalin sebentar
saja.
Akan tetapi,
walaupun masih terlampau singkat penyesuaiannya antara psikologi, teknik dan
lainnya cukup cepat untuk ikut membaur dan bersemangat dalam kegiatan kemarin. Terlihat
saat permainan mencari pasangan semua mau berpencar agar dapat mendapat
pasangan yang diminta J .
Hasil observasi
- Saat permainan memindahkan air diatas terpal
- Awalnya terlalu banyak ide yang dikemukakan
- Kompak mengikuti semua arahan leader
- Bisa bekerja sama dengan baik akhirnya membuahkan hasil yang baik dan sukses meskipun awalnya gagal terlebih dahulu :)
- Saat permainan yang mata harus ditutup
- Saat permainan ini, kurangnya kerjasama terjadi karena adanya
kesalahan memberikan instruksi .sang instruktur ada yang agak sulit untuk
membedakan kiri dan kanan dan sang pembaca gestur pun sulit untuk memberikan
gesture apa yang harus ia berikan .
- Akan tetapi, rasa percaya antar anggota dengan instruktur,pemberi gesture dan repeat sangat terjalin dengan baik.
- Kurang memiliki metode atau cara lain untuk menyelesaikan
permainan ini.
- Kelompok saya benarbenar tidak berhasil menyelesaikan permainan
ini . Terlalu banyak Leader
- kurangnya kemampuan untuk menahan mengeluarkan pendapat
- ada yang mengeluarkan pendapat tidak mendiskusikannya terlebih
dahulu
- kurang dapat menahan emosi “berujung insiden ngambek”
Intinya kebersamaan kemarin itu menyenangkan
dan banyak manfaat yang dapat diambil . Enggak rugi mengikutinya :):)
Minggu, 01 April 2012
materi selanjutnya :)
Populasi khusus
Populasi khusus ada dari sisi usia dan kurva normal. sesuatu yang khusus yang dilihat adalah suatu kelebihan
fisik dan kekurangan fisiknya . seperti : tuna runggu, tuna wicara, tuna
grahita , usia anak pra sekolah , minat dan bakat dll).
tes kelompok
tes-tes yang lebih kepada
kelompok-kelompok tertentu, misalnya tes untuk masuk pilot atau tentara , tes
kelompok pendeta dll .
Dalam psikologi ,
ada psikologi klinis . Start dari
psikologi klinis adalah abnormaditas berbeda dengan pengukuran pendidikan dan
organisasi . setelah itu kemudian berbicara mengenai intelektual, emotional,
motorik dan social .
referensi untuk
mengetahui mengenai evaluasi klinis
film “hanibal” 1-4 (referensi di kasih mas seta ) :)
hanya baru segitu yang bisa saya bagi untuk materi ini .
Sabtu, 24 Maret 2012
Rabu, 21 Maret 2012
alat test
Sekarang
saya akan membahas mengenai alat ukur . Orang yang membuat alat ukur atau alat
tes disebut Metri . Alat test atau alat ukur digunakan untuk mengukur normal
atau tidaknya seseorang .Rentan usia perkembangan manusia adalah dari lahir
sampai lanjut usia dan alat tes harus memiliki kesesuaian norma
perkembangan setiap manusia yang berisi mengenai :
– kognitif
- afektif
- psikomotorik dan
- sosioemosional .
Kegunaan
mengukur adalah untuk mengetahui masalah normal (tidak membandingkan dengan
orang lain . setelah itu baru bisa melakukan intervensi dan keilmuan ( untuk
mengukur secara masal atau banyak menggunakan kuantitatif ,sedangkan untuk mengukur secara personality atau
kekhususan seseorang dengan menggunakan kualitatif ).
salah
satu alat ukur dalam psikologi adalah intelegensi . Tokoh-tokohnya adalah
- spearman
- cattel
- S.A. Binnet
- Weschler
- Thorndike
Ilmu
Psikologi dibagi menjadi 4 cabang yaitu :
1. klinis (dalam klinis dibagi 2 menjadi
klinis dewasa dan klinis anak)
2. pendidikan
3. sosial (jika mendalami sosial bisa
menjurus ke dalam komunitas-komunitas)
4. organisasi (tadinya organisasi
adalah miniaturnya psikologi sosial . akan tetapi organisasi sekarang bisa
berdiri sendiri dan sudah menguat )
Psikologi
organisasi
Terdapat
pembagian dalam tes psikologi organisasi yaitu intelegensi, inventori, dan grafis . Dalam psikologi organisasi yang dicari adalah
dinamikanya yaitu:
1. knowledge,
2. skill (keterampilan),
3. attitude, dan
4. other (personality) .
Dinamika
- dinamika ini semuanya menggunakan teori . Dinamika - dinamika psikologi
organisasi seperti gunung es.
Knowledge dan skill menjadi satu. knowledge dan
skill dapat diukur dengan menggunakan alat tes yang sederhana . Sedangkan
attitude dan personality menggunakan alat tes yang khusus . karena attitude dan
personality dapat terlihat dengan adanya suatu keadaan yang mendorong munculnya
berperilaku . Dalam attitude terdapat sistematika kerja, kecepatan kerja ,
sikap kerja dan keterampilan . Attitude bisa diambil dari Teori inventori dan
grafis .
Kepribadian (personality)
Dalam
kepribadian terdapat extrovert dan introvert. Extrovert
adalah energi dari
luar sedangkan introvert berasal dari diri sendiri . Seseorang
yang memiliki kepribadian Extrovert bila bekerja sama dengan orang yang
Introvert akan kurang maksimal hasil pekerjaannya begitupun sebaliknya . Jadi,
seseorang yang memiliki kepribadian extrovert ataupun Introvert harus bekerja
dalam bidang dan suasana sesuai dengan kpribadiannya agar mendapatkan hasil
yang maksimal.
Selain
itu dalam psikologi adapun istilah parasikologi . akan tetapi tidak ada hubungannya
dengan psikologi namun tetap menggunakan metode ilmiah dengan observasi . obyek
penelitian ilmu psikologi adalah hewan dan manusia sedangkan parapsikologi
adalah makhluk astral yang bukan manusia ( yang tidak terlihat oleh mata )
hanya
itu yang baru bisa saya bagi dalam blog ini ,, :)
Langganan:
Postingan (Atom)






