Kamis, 15 Maret 2012

pengantar psikodiagnostik 1

Psikodiagnostik adalah suatu teknik khusus dalam metode psikologi untuk mengungkapkan sifat dan luasnya kerusakan psikis (kisber,1972) yang merupakan kegiatan deskriptif yang bertujuan untuk meletakkan dasar bagi peramalan tingkah laku dalam berbagai situasi .
Kata psikodiagnostik terdiri dari kata diagnostik yang berhubungan dalam dunia kedokteran biasanya selalu mengenai adanya suatu penyakit sedangkan psikodiagnostik berhubungan dengan kejiwaan seseorang yang tidak selalu mengenai adanya suatu penyakit .

Tugas Psikodiagnostik itu sendiri adalah mengembangkan pengetahuan tentang variasi atau perbedaan-perbedaan psikis serta mengembangkan metode penelitian yang dapat dipercaya . Metode –metode yang terdapat dalam psikodiagnostik adalah
-penggunaan tes-tes di klinik
-personality assesment (Vernon) dengan menambahkan metode wawancara dan observasi.

Psikodiagnostik termasuk dalam psikologi differensial, yaitu keadaan psyche dari macam kepibadian bangsa, tipe (stren) dengan adanya hukum yang bervariasi dan juga pengamatan menggunakan psikoterapik .
Perbandingannya dengan psikologi umum ,psikologi umum mempelajari masalah, proses psikis, hukum-hukum psikis secara umum . biasanya untuk psikologi akademis dengan menggunakan hukum umum empirik (pengamatan) .
Metode dalam psikologi differensial terdiri dari :
  1. Penyelidikan korelasi
  2. Penyelidikan perbandingan
  3. Penyelidikan psikografi
Yang diselidiki dalam psikodiagnostik yaitu fungsi atau kemampuan fisik dan psikofisik secara sederhana (kompleks). Fungsi fisik terdiri dari :
  1. Fungsi sensori (fisiologi opthamologi (koordinasi otak dengn mata), ketajaman penglihatan, latar pandang, warna, figure dan ground test ).
  2. Fungsi mokleris (ketelitian dan gerakan tangan )
  3. Koordinasi sensomotorik (gangguan yang didasarkan atas atau bisa memberi petunjuk tentang adanya gangguan dalam alat indera otak(untuk fisik), perhatian dan konsentrasi (untuk psikis), kecepatan gerakan koordinasi gerakan (motorik).
  4. Daya tahan / kecepatlelahan
  5. Konsentrasi
  6. Kemampuan bahasa
  7. Kemampuan melihat ruang
  8. Kemampuan intelektual performance
  9. Kemaampuan intelektual dan perkembangan otak
  10. Penelitian otak 

2 komentar:

  1. tulisan yang informatif..., banyak informasi yang belum saya ketahui sebelumnya..., akan sangat menyenangkan jika "mengalir" bagian demi bagian sehingga bisa mendapatkan pemahaman secara utuh terhadap konsep metodologi..., most of all great to share this information very useful for me...keep on sharing for better 1ndONEsia...!

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mas atas saran dan komentarnya :):)

      Hapus